Beranda Internasional Donald Trump ‘Bombardir’ dalam Debat Partai Republik

Donald Trump ‘Bombardir’ dalam Debat Partai Republik

89
0
Sebarkan
Donald Trump yang merupakan tokoh paling populer untuk kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Republik menjadi sasaran serang di panggung debat. (Reuters/Lucy Nicholson)
Donald Trump yang merupakan tokoh paling populer untuk kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Republik menjadi sasaran serang di panggung debat. (Reuters/Lucy Nicholson)

Jakarta, sewarga.com – Konglomerat Amerika Serikat Donald Trump menghadapi “bombardir” komentar dari para koleganya dalam ajang debat kandidat calon presiden dari Partai Republik, Kamis (16/9). Trump menjadi incaran karena merupakan kandidat terkuat untuk maju dalam pemilu tahun depan.

Diberitakan Reuters, ajang yang menghadirkan 13 kandidat calon presiden dari Partai Republik itu diikuti oleh para tokoh kuat lainnya, seperti mantan Gubernur Florida Jeb Bush, mantan pemimpin perusahaan Hewlett-Packard Carly Fiorina dan Senator AS Rand Paul.

Dalam debat tersebut, para kandidat adu pandangan soal Irak, mengecam kesepakatan nuklir Barack Obama dengan Iran dan menolak penghentian dana kesehatan wanita untuk Keluarga Berencana.

Perhatian tertuju pada Trump yang belakangan kerap menyampaikan komentar yang kontroversial. Dalam debat Partai Republik kedua ini, tulis Reuters, ke-10 kandidat lainnya mulai berani melancarkan serangan pada Trump yang kian mengancam posisi mereka di bursa pemilihan presiden tahun depan.

Tapi taipan real estate ini selalu bisa melancarkan serangan balik, termasuk mengejek penampilan pribadi Rand Paul dan mengolok mantan Gubernur New York George Pataki “tidak akan bisa terpilih jadi penangkap anjing.”

Konfrontasi pribadi Trump dengan Fiorina diangkat menjadi salah satu pertanyaan dalam debat. Trump pernah mengatakan bahwa Fiorina tidak akan pernah terpilih karena penampilannya yang buruk.

“Saya kira wanita di seluruh negeri ini bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Trump,” kata Fiorina, disambut tepuk tangan meriah.

Respon Fiornia ini menjadi momen paling banyak di-tweet soal debat di Twitter.

Trump menjawab: “Saya kira wajahnya cantik, dan saya kira dia adalah wanita yang menawan.”

Bush yang kerap menjadi sasaran tembak Trump soal kampanye “energi murah” juga melancarkan serangan. Mantan Gubernur Florida ini mengaku pernah menolak rencana Trump yang ingin membangun kasino judi di Florida. Trump membantahnya.

Dalam debat itu, Trump adalah satu-satunya kandidat yang menolak invasi ke Irak. Bush berusaha membela kebijakan kakaknya, George W. Bush, yang memerintahkan invasi tersebut.

“Dia membuat kita lebih aman,” kata Bush. Tapi Trump membalas dengan gemilang: “Apa kau merasa aman sekarang? Saya tidak.”

Kepada Rand Paul, Trump mengatakan senator asal Kentucky itu tidak layak ada di panggung debat karena dia ada di posisi bontot dalam semua survei. Paul membalas dengan mengatakan bahwa Trump hanya bisa menyerang penampilan dan kepribadian seseorang.

Dibalas oleh Trump: “Saya tidak pernah mengejek penampilannya (Paul), dan percayalah padahal ada banyak bahan untuk hal itu.”

Trump sejauh ini memimpin perolehan suara dalam berbagai survei yang digelar. Salah satunya adalah polling Reuters/Ipsos yang memenangkan Trump dengan 32 persen suara.

Mantan dokter bedah Ben Carson nomor kedua dengan 15 persen. Bush berada di tempat ketiga dengan 9 persen suara.

Debat tersebut juga diikuti oleh mantan Senator AS Rick Santorum, mantan Gubernur Arkansas Mike Huckabee, Senator AS Marco Rubio, Senator AS Ted Cruz, Dr. Ben Carson, Gubernur Wisconsin Scott Walker, Gubernur Ohio John Kasich dan Gubernur New Jersey Chris Christie.

Berbagai sumber


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.