Beranda Nasional Kadishub: Sopir Kopaja yang Tabrak Driver Go-Jek Langsung Di-SP3!

Kadishub: Sopir Kopaja yang Tabrak Driver Go-Jek Langsung Di-SP3!

80
0
Sebarkan
64039f78-8b3d-4e53-ad74-da59b8fa1c59_169
Foto: detikcom

Jakarta, sewarga.com – Budi (27) sopir Kopaja 612 jurusan Ragunan-Kampung Melayu menabrak driver Go-Jek di Warung Buncit, Jaksel hingga tewas. Sopir itu merupakan sopir tembak dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah memberikan sanksi kepada operator Kopaja karena lalai dalam pengawasan.

“Kita minta kepada perusahaan-perusahaan Kopaja agar memfungsikan sopir-sopir yang ada jangan pakai sopir tembak seperti itu. Fungsi kita untuk mentertibkan itu, kalau masih bandel, setop operasi selesai. Tapi kalau yang kemarin nggak pake SP 1, SP2, langsung SP3,” ucap Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah di Kantor Dishub Jl Taman Jati Baru, Gambir, Jakpus (17/9/2015).

“Sopir Kopaja yang kemarin nabrak itu sudah langsung setop operasi,” tambah Andri.

Andri mengatakan sudah memberikan instruksi kepada operator agar tidak menggunakan sopir tembak. Dishub juga sedang menggandeng CSR untuk memberikan pelatihan kepada para sopir agar menyetir dengan baik dan tidak ugal-ugalan.

“Dia membawa masyarakat umum, membawa kesalamatan, tolong perhatikan aturan-aturan mengemudinya harus diikuti,” ucap Andri.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) geram dengan aksi Kopaja yang ugal-ugalan, bahkan meminta untuk mencabut izin trayeknya. Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan setuju dengan usulan Ahok tersebut.

“Saya setuju sekali,” ujar Shafruhan saat berbincang dengan detikcom, Rabu (16/9/2015) malam.

Shafruhan mengatakan, tindakan itu sebagai sanksi tegas karena Kopaja kerap bertindak ugal-ugalan di jalan raya. Hukuman itu diharapkan bisa menjadi efek jera baik bagi pemilik dan juga sopir Kopaja.

“Organda setuju sekali jika izinnya dicabut. Itu harus. Itu harus jadi perhatian pemilik. Jadi enggak sembarangan mempekerjakan. Kalau semua sekarang terlalu lembek dalam penerapan aturan, lama-lama kita repot,” kata Shafruhan.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.