Beranda Hiburan Cerita Yoyo “PADI”, Sulit Mengakui Diri sebagai Pecandu Narkoba

Cerita Yoyo “PADI”, Sulit Mengakui Diri sebagai Pecandu Narkoba

183
0
Sebarkan
(Dok: Tribunnews)
(Dok: Tribunnews) Pemain drum grup band PADI, Surendro Prasetyo atau Yoyo diabadikan di CGV Blitz, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2015).

Jakarta, sewarga.com – Pemain drum grup band PADI, Surendro Prasetyo atau Yoyo “PADI”, pernah menjalani proses rehabilitasi di sebuah panti rehabilitasi setelah dirinya terjerat kasus narkoba jenis sabu-sabu pada 2011. Menurut Yoyo, ketika itu ia cukup sulit mengakui bahwa dirinya adalah seorang pecandu narkoba.

“Dulu yang paling sulit, mengakui bahwa saya ini seorang pecandu. Mengakui dari diri sendiri,”  ucap mantan suami vokalis Rossa tersebut saat dijumpai di CGV Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurut Yoyo, ia sempat tidak bisa mengontrol diri sendiri saat kali pertama beradaptasi dengan suasana panti rehabilitasi. Ketika itu Yoyo berusaha melawan pikiran agar tidak kembali menyentuh narkoba. “Gua udah enggak bisa coba-coba lagi. Kalau saya coba lagi akan keterusan lagi,” katanya.

Setelah lambat laun lepas dari situasi sakaw atau sakit karena ketagihan narkoba, Yoyo mengadapi ujian berikut untuk mengembalikan pola hidup. Kata Yoyo, ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan ritme hidupnya setelah lepas dari kecanduan.

“Ketika direhabilitasi, yang paling susah adalah mengembalikan pola hidup. Pola pikir sehat. Itu perlu waktu lama,” katanya.

Untuk diketahui, Yoyo direhabilitasi narkoba selama enam bulan. Saat itu, ia divonis bersalah dengan hukuman penjara selama satu tahun.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.