Beranda Nasional Ikut Rombongan DPR ke Arab Saudi, Jazuli: Kami Diundang, Bukan Kunker

Ikut Rombongan DPR ke Arab Saudi, Jazuli: Kami Diundang, Bukan Kunker

101
0
Sebarkan

Jazuli-Juwaini-595x279Jakarta, sewarga.com – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini turut dalam rombongan DPR yang akan berangkat ke Arab Saudi hari ini. Jazuli menegaskan bahwa keberangkatannya untuk memenuhi undangan Raja Salman Bin Abdul Aziz, bukan kunjungan kerja DPR.

“Kami memenuhi undangan dari Raja Salman kepada pimpinan DPR, dan beberapa anggota DPR yang punya keterkaitan dengan agenda tersebut,” ucap Jazuli saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (19/9/2015).

Menurutnya, dalam kunjungan itu Raja Arab ingin menjelaskan tentang pelayanan haji yang dilaksanakan pemerintah Arab tahun ini, termasuk fasilitasi dalam menangani musibah jatuhnya crane yang menewaskan ratusan orang.

“Selama ini kan Arab Saudi melayani haji dari seluruh dunia termasuk Indonesia, mereka ingin tunjukkan bahwa mereka telah melakukan yang terbaik untuk semua jemaah termasuk rakyat dari Indonesia,” ujarnya.

Jazuli menjelaskan, karena keberangkatan ini atas undangan Raja Arab, maka seluruh fasilitas keberangkatan sudah disiapkan pemerintah Arab. Tidak menggunakan anggaran negara Indonesia seperti dalam kunjungan kerja.

“Nggak ada urusan dengan kunker. Kami diundang, jadi semuanya termasuk tempat sudah disiapkan,” terang politisi asal Banten itu.

“Mungkin urusan haji PKS dianggap representasi partai Islam, saya yang diundang,” imbuhnya soal kapasitasnya dalam agenda tersebut.

Sebelumnya, ketua DPR Setya Novanto mengatakan, ada 5 orang yang akan berangkat ke Arab Saudi atas undangan raja Arab. Yaitu Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI Fahri hamzah (selaku Ketua Pengawas Haji), Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, dan Ketua BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen) Nurhayati Assegaf.

Rombongan berangkat pukul 17.30 WIB hari ini dengan Pesawat Saudi Airlines dan akan tiba di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, pada Pukul 22.50 waktu Jeddah. Kunjungan ke Tanah Suci ini akan berlangsung 10 hari, hingga kembali lagi 28 September 2015.

“Selain akan mengikuti acara-acara yang telah dijadwalkan sebelumnya, rencananya saya juga akan mengunjungi dan melihat langsung kondisi jemaah serta pemondokan haji Indonesia, dan jemaah yang menjadi korban insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram beberapa waktu lalu,” kata Novanto.

Rombongan juga sekaligus akan melaksanakan haji dalam kunjungan tersebut. “Atas nama rombongan, saya mengharapkan doa dan restu, semoga perjalanan kami diberkahi oleh Allah SWT dan memperoleh Haji yang Mabrur,” imbuhnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.