Beranda Nasional Kejagung Diminta Pastikan Mary Jane dan Sergei Masuk dalam Eksekusi Mati

Kejagung Diminta Pastikan Mary Jane dan Sergei Masuk dalam Eksekusi Mati

66
0
Sebarkan
 Manny Pacquiao berdoa bersama isterinya, Jinkee dan terpidana mati, Mary Jane Veloso (Dok: kompas.com)
Manny Pacquiao berdoa bersama isterinya, Jinkee dan terpidana mati, Mary Jane Veloso
(Dok: kompas.com)

Jakarta, sewarga.com – Anggota Komisi III DPR meminta agar Kejaksaan Agung memastikan dua terpidana kasus narkotika, Mary Jane Veloso (Filipina) dan Serge Atlaoui (Perancis) termasuk dalam terpidana mati yang akan dieksekusi pada tahap selanjutnya.

Sebelumnya, eksekusi mati terhadap keduanya mengalami penundaan karena masih ada proses hukum yang dijalani.

“Kami pada intinya mendesak agar keduanya segera dieksekusi mati setelah proses hukum benar-benar selesai dilakukan,” ujar anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani, saat dihubungi, Sabtu (19/9/2015).

Kejaksaan Agung hingga saat ini belum menentukan jadwal pelaksanaan eksekusi mati tahap ketiga. Arsul mengatakan, kemungkinan eksekusi akan dilaksanakan pada awal 2016, karena anggarannya menggunakan APBN tahun 2016.

Mary Jane seharusnya sudah dieksekusi mati bersama terpidana mati lainnya di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada awal 2015. Namun, pelaksanaannya ditunda sesudah adanya permohonan dari otoritas Filipina terkait munculnya pengakuan Mary Kristina bahwa Mary Jane menjadi korban perdagangan manusia.

Hingga saat ini proses hukum yang mengaitkan Mary Jane, masih berlangsung di Filipina. Belum ada pernyataan resmi yang menyebut kasusnya telah selesai. Sementara itu, upaya hukum yang dilakukan Serge telah selesai dilakukan.

Pengadilan Tata Usaha Negara di Jakarta, Senin (22/6/2015), menolak gugatan terpidana mati kasus narkoba asal Perancis, Serge Atlaoui. Serge melayangkan gugatan perlawanan ke PTUN terhadap surat keputusan (SK) Presiden Joko Widodo yang menolak pengajuan grasinya.

Dalam putusannya, majelis hakim sepakat mempertahankan SK Presiden No 71/G/2015 yang berisi penolakan permohonan grasi Serge.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.