Beranda Nasional Kemarau Panjang, Banyak Hewan Buas yang Masuk Permukiman

Kemarau Panjang, Banyak Hewan Buas yang Masuk Permukiman

59
0
Sebarkan
kompas.com/Firmansyah Elsa seekor harimau perempuan di dalam kandang jerat di kantor BKSDA Bengkulu
kompas.com/Firmansyah. Elsa seekor harimau perempuan di dalam kandang jerat di kantor BKSDA Bengkulu

Bengkulu, sewarga.com – Masyarakat tepian hutan yang berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu menyebutkan jika kemarau terus berlangsung hingga sebulan ke depan, satwa mangsa atau hewan buas akan banyak masuk ke permukiman.

“Satwa mangsa itu seperti rusa, babi hutan, tapir, kijang, karena kemarau mereka pasti masuk permukiman warga mencari air,” kata warga tepian hutan di Desa Kayu Manis, Fajar Santoso, Sabtu (19/9/2015).

Ia melanjutkan dengan banyaknya satwa mangsa masuk permukiman warga maka hal tersebut akan memancing predator seperti harimau ikut masuk ke permukiman juga.

“Satu minggu lalu harimau dari TNKS memangsa kambing warga, sudah mulai mereka turun ke permukiman,” lanjutnya.

Masuknya satwa ke permukiman saat musim kemarau panjang kerap terjadi. Pada kemarau tahun sebelumnya banyak hewan liar dari hutan masuk ke permukiman termasuk harimau.

Peneliti satwa liar, Lingkar Institut, Iswadi, mengingatkan agar warga menghindari pulang dari ladang saat malam hari, dan tidak memasang jerat satwa mangsa dan predator. “Kalau predator kena jerat mereka akan marah dan biasanya harimau akan masuk ke kampung ini lebih membahayakan,” demikian Iswadi.

Kemarau telah berlangsung sekitar empat bulan di Bengkulu, kondisi ini telah menyulitkan warga untuk bertani dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.