Beranda Nasional Yenny Wahid:Ini Bulan Ultah Gus Dur, Hari Perdamaian Internasional

Yenny Wahid:Ini Bulan Ultah Gus Dur, Hari Perdamaian Internasional

233
0
Sebarkan
KOMPAS.com/Abba Gabrillin Putri pertama mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid
Putri pertama mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid

Jakarta, sewarga.com – Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid, mengungkapkan kebanggaannya bisa ikut bergabung dalam perayaan Hari Perdamaian Internasional. Apalagi, ulang tahun ayahnya yang juga Presiden keempat RI Abdurahman Wahid, juga lahir pada bulan yang sama dengan Hari Perdamaian Internasional.

“Ini bulan ulang tahun Gus Dur (sapaan Abdurrahman Wahid) dan Wahid Institute, bulan untuk merayakan perdamaian. Bukan cuma kita di sini tapi di seluruh dunia juga. Saya bangga masyarakat Indonesia hari ini bergabung merayakan Hari Perdamaian Internasional,” ujar Yenny di Balai Kota DKI, Minggu (20/9/2015).

Untuk diketahui, ulang tahun Gus Dur jatuh pada 7 September, sementara Hari Perdamaian Internasional jatuh pada 21 September. Yenny meminta masyarakat untuk sama-sama berhenti melakukan aksi bullying dan menjelekkan teman sendiri.

Kebetulan, masyarakat yang hadir pada acara yang digelar di Balai Kota DKI ini didominasi oleh anak muda. Yenny pun berpesan kepada mereka untuk menjadi generasi muda yang cinta perdamaian. ( Baca Ketika Rizal Ramli Bicara perdamaian )

“Kita sebar kasih perdamaian, kita pasti bisa melakukannya karena kalian merupakan generasi ke depan. Hari ini kita deklarasikan ikrar perdamaian.┬áKita harap sikap damai tidak berhenti hari ini saja,” ujar Yenny.

Peringatan Hari Perdamaian Internasional ini digelar oleh The Wahid Institute dan gerakan Indonesia #BeraniDamai. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan fun walk yang diikuti oleh raturan orang dan dari berbagai komunitas yang dimulai dari Balai Kota DKI.

Berbagai hiburan juga digelar di Balai Kota seperti peluncuran spanduk besar #BeraniDamai, pertunjukan Barongsai, atraksi tari Komunitas 5 Gunung, pembacaan Mimpi Anak Indonesia, pertunjukan musik Koto, lomba menggambar untuk anak, flash mob dan Pentas Musik Damai Nusantara. Puncaknya, akan ditutup dengan deklarasi yang dipimpin oleh Yenny Wahid dan penyanyi Agnes Monica.

 


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.