Beranda Nasional Jokowi: Pengamat Sering Nakut-nakutin

Jokowi: Pengamat Sering Nakut-nakutin

51
0
Sebarkan
1427184067
Presiden Joko Widodo (AFP Photo/Yoshikazu Tsuno)

Jakarta, sewarga.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa proyek pembangunan sarana transportasi harus diputuskan tanpa ragu-ragu. Pasalnya, keterlambatan pengambilan keputusan akan menyebabkan proyek tersebut bakal makin mahal biaya pembangunanya. Presiden juga menilai dalam hal proyek transportasi, tak perlu terlalu banyak mendengarkan pernyataan pengamat.

“Pengamat-pengamat itu sering nakut-nakutin. Kalau kita dengerin¬†terus, ya ragu-ragu, enggak jalan-jalan,” kata Jokowi soal pembangunan MRT (mass rapid transit) di Jakarta, Senin (21/9).

Hal yang sama, katanya, terjadi dalam proyek kereta cepat. Menurut Jokowi, untuk proyek transportasi memang bukan proyek yang menguntungkan. Namun, asumsinya adalah tatkala MRT terbangun dan siap beroperasi, diperkirakan masyarakat memang memilikikemampuan membayar tiket, meskipun operasionalnya masih bisa melalui subsidi pemerintah.

“Sekali lagi, jangan untung-rugi, enggak akan ketemu,” lanjutnya.

Presiden melanjutkan, MRT tersebut sudah 26 tahun disampaikan kepada warga Jakarta dan ditunggu-tunggu. Namun dengan ketidakpastian keuntungan dan kerugian otoritas saat itu menyebabkan pembangunan harus dilakukan saat ini dengan bujet yang membengkak.

“Kita berharap ini proyek selesai, tepat waktu,” tambahnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.