Beranda Nasional DKI Kirimkan 50 KK Transmigran ke 3 Provinsi

DKI Kirimkan 50 KK Transmigran ke 3 Provinsi

119
0
Sebarkan
 Ilustrasi pemukiman transmigran. (Antara)
Ilustrasi pemukiman transmigran. (Antara)

Jakarta, sewarga.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov ) DKI Jakarta akan mengirimkan sebanyak 50 kepala keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa untuk mengikuti program transmigrasi.

Para transmigran ini akan dikirimkan ke Provinsi Bengkulu sebanyak 30 KK, Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 10 KK, dan Kalimantan Tengah sebanyak 10 KK.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Priyono mengatakan warga DKI yang mengikuti program transmigrasi merupakan hasil seleksi yang dilakukan suku dinas (sudin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi di lima wilayah DKI Jakarta.

“Peserta yang ikut itu lebih dari 100 KK. Tetapi ada seleksi yang dilakukan Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi wilayah. Hasilnya yang lolos seleksi ada 50 KK,” kata Priyono saat menghadiri Acara Penandantanganan Naskah Kesepakatan Bersama Antara Gubernur Daerah Asal dengan Gubernur Daerah Tujuan dan Bupati Daerah Asal dengan Bupati Daerah Tujuan tentang Penyelenggaraan Transmigrasi di Kantor Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (22/9).

Kriteria utama bagi warga DKI yang dapat mengikuti program transmigrasi ini, di antaranya tidak mempunyai tempat tinggal dan memiliki motivasi kuat untuk bertransmigrasi ke daerah lain. Karena mereka akan dikirimkan ke daerah tujuan untuk mengolah lahan pertanian.

“Ya, tentunya, kebanyakan yang enggak punya tempat tinggal dan mau bertransmigrasi. Karena tujuannya mau memperbaiki kehidupannya. Di sana nanti disediakan lahan dan rumah,” ujarnya.

Selain memberikan keterampilan mengelola pertanian, para transmigran asal Jakarta ini juga diberikan keterampilan lainnya. Salah satunya adalah keterampilan berwirausaha. Sehingga, ketika pertanian sudah membuahkan hasil, mereka bisa menjual hasil pertaniannya dengan baik.

“Ya, memang masih diarahkan pertanian. Tetapi kami juga bekali beberapa keahlian, sehingga mereka juga bisa wirausaha dari hasil bumi pertanian mereka,” tuturnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.