Beranda Nasional Ganjar Pranowo: Indonesia Kehilangan Adipati Penegak Hukum

Ganjar Pranowo: Indonesia Kehilangan Adipati Penegak Hukum

88
0
Sebarkan

874366-12102615052010b@foto-dalam-6Semarang, sewarga.com – Gubernur Jawa Tenga (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan duka dan kehilangan yang sangat mendalam atas wafatnya advokat senior Adnan Buyung Nasution.

“Bang Buyung adalah tokoh penting di dunia hukum Indonesia. Dia tokoh luar biasa. Indonesia kehilangan adipati penegak hukum yang handal. Yang tahu LBH, pasti tahu Bang Buyung,” ujar Ganjar Pranowo, Rabu (23/9).

Ganjar Pranowo dikenal punya hubungan baik dengan Buyung. Semasa masih menjadi Anggota DPR RI maupun setelah menjadi Gubernur Jateng, Ganjar aktif menjalin komunikasi dengannya.

Bahkan Buyung sempat menjadi kuasa hukum Pemprov Jateng dalam sidang gugatan pembangunan Pabrik Semen di Kabupaten Rembang, yang berhasil dimenangkan Buyung dkk.

Menurut Ganjar, Buyung bisa dijadikan teladan bagi pengacara-pengacara saat ini. Buyung merupakan contoh riil pengacara yang gigih memperjuangkan kebenaran.

Ucapan senada juga disampaikan penggiat antikorupsi dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga Theofransus Litaay Ph.D.

“Bang Adnan Buyung Nasution adalah tokoh panutan dalam perjuangan menegakkan keadilan dan demokrasi di Indonesia. Jasa yang penting adalah keberanian beliau untuk melawan praktek-praktek mafia peradilan dalam masa pemerintahan Orde Baru,” ujar Ketua Bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance (PSAK) UKSW itu.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.