Beranda Politik Fahri Hamzah Desak Pemerintah Arab dan RI Perjelas 225 Jemaah Haji yang...

Fahri Hamzah Desak Pemerintah Arab dan RI Perjelas 225 Jemaah Haji yang Hilang

202
0
Sebarkan

Tragediii-minkorban-3Jakarta, sewarga.com – Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI, Fahri Hamzah, meminta Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia segera mengungkap 225 orang Jamaan Haji asal Indonesia yang statusnya masih hilang.

“Patut menjadi keprihatinan kita bersama karena akhirnya pemerintah Indonesia mengungkapkan adanya total 225 jamaah haji Indonesia yang hilang atau belum teridentifikasi posisi mereka sejak tragedi Mina kemarin. Tidak termasuk di dalamnya 3 yang sudah dipastikan wafat dan 6 yang dirawat di rumah sakit,” ujar Fahri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (25/9) malam.

Menurutnya, kabar itu tentunya menambah terusik suasana dan ketenangan masyarakat Indonesia umumnya dan khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sekarang setelah fakta itu terungkap. Fahri menilai selayaknya pemerintah Saudi Arabia segera mengungkap identitas seluruh korban wafat (717 jamaah). Dalam hal ini nama, negara dan keterangan lain yang relevan.

“Pemerintah Saudi juga perlu mendata segera jamaah yang terluka, yang kabarnya 863 jamaah, dan masih berada di rumah sakit atau di tempat penampungan lainnya,” kata Fahri.

Di sisi lain, lanjutnya, pihak pemerintah Indonesia harus segera berkordinasi dengan semua pihak dan bekerja secara proaktif untuk menjelaskan posisi dari 225 nama yang dikabarkan hilang.

“Sebetulnya, tidak terlalu sulit untuk mengecek karena sejak awal database kita cukup lengkap untuk memantau kelompok dan pergerakan kelompok jamaah berdasarkan kloter, KBIH, dan lain-lain,” ulasnya.

Dengan itu, pihaknya berharap agar pemerintah Indonesia secara maksimal menggunakan waktu dan fasilitas yang ada untuk mencari posisi sisa jamaah Indonesia.

“Tentu, kita berdoa dan berharap bahwa jamaah kita masih hidup dan berpindah konsentrasi tempat ibadah dan atau tempat tinggal sementara. Semoga tidak lagi terjadi penambahan jumlah korban meninggal dunia atau sakit,” tandas Fahri.

 


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.