Beranda Nasional Kasus Suap di PTUN Medan, KPK Kembali Periksa Gatot dan Evi

Kasus Suap di PTUN Medan, KPK Kembali Periksa Gatot dan Evi

67
0
Sebarkan
 Gubernur non-aktif Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho (kiri) bersama istri Evi Susanti (kanan) berada di dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 25 Agustus 2015 (Antara/Muhammad Adimaja)
Gubernur non-aktif Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho (kiri) bersama istri Evi Susanti (kanan) berada di dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 25 Agustus 2015 (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, sewarga.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti, Jumat (25/9). Keduanya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada majelis hakim dan panitera PTUN Medan.

Evi yang saat ini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) KPK tiba di Gedung KPK lebih dahulu. Tanpa berkomentar apa pun, Evi langsung masuk ke lobi Gedung KPK.

Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andrianti mengatakan Evi akan diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada majelis hakim dan panitera PTUN Medan.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka,” kata Yuyuk saat dikonfirmasi, Jumat (25/9).

Setelah Evi, giliran Gatot yang tiba di gedung KPK. Seperti halnya Evi, Gatot memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan.
Berdasarkan agenda pemeriksaan yang dikeluarkan Biro Humas KPK, pada hari ini penyidik hanya memeriksa Evi.

Evi hanya menjalani pemeriksaan tak kurang dari satu jam. Kepada wartawan, Evi mengaku hanya mengurus berkas untuk menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa advokat kondang OC Kaligis.
“Saya mengurus berkas untuk menjadi saksi Pak OC (Kaligis) hari Senin,” kata Evi.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.