Beranda Nasional Sambut HUT ke-70 , TNI Terjunkan 12.080 Prajurit

Sambut HUT ke-70 , TNI Terjunkan 12.080 Prajurit

417
0
Sebarkan

10725196_699035613524378_453366325_nJakarta, sewarga.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 tahun pada Senin (5/10) mendatang. Peringatan HUT akan digelar di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten. TNI akan menerjunkan 12.080 prajurit.

Upacara Parade dan Defile dipimpin langsung Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara (Irup), didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna.

Dalam keterangan pers dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI yang diterima SP, Jumat (25/9) siang menyebutkan sebelum puncak peringatan tersebut, pada Sabtu (3/10) akan digelar gladi bersih yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Gatot akan didamping Kasad, Kasal, Kasau dan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Fransen G. Siahaan selaku ketua panitia.

Menyambut HUT tersebut, TNI akan mengerahkan 12.080 prajurit dari tiga angkatan. Puluhan Alutsista juga dikerahkan. Upacara akan dimeriahkan dengan demontrasi prajurit dan Alutsista TNI.

Dari TNI AD akan menampilkan Demo Yongmoodo berkekuatan 3.233 prajurit. Demo itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan prajurit dalam teknik beladiri militer dengan baik. Gerakan yang ditampilkan adalah Yonghobob, Gibon, Sasu, Teknik jatuh, perkelahian tanpa alat dan perkelahian dengan alat.

Dari TNI AL akan mendemontrasikan Operasi Laut Gabungan, Operasi Amphibi dan penembakan senjata startegis Exocet MM 40. Operasi Laut Gabungan dalam rangka merebut keunggulan Laut dan Operasi Amphibi untuk mengembalikan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demo tersebut melibatkan 3.374 prajurit TNI AL, 43 KRI, dan 25 Unit Pesawat.

Sementara dari TNI AU akan menampilkan Demo Operasi Udara Gabungan untuk merebut keunggulan udara. Demo tersebut melibatkan 1.794 prajurit TNI AU, 130 pesawat baik pesawat jenis Helly, Cesna, Angkut, Latih, dan pesawat Tempur seperti 4 pesawat EMB-314, 12 T-50, 10 pesawat Hawk 100/200, 12 F-16 dan 10 pesawat Sukhoi.

Sebelum acara puncak tersebut, serangkaian kegiatan telah dilaksanakan berupa bhakti sosial Sail Tomini. Bhakti meliputi Operasi Bhakti Kartika Jaya, Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya, dan Operasi Bhakti Pelangi Nusantara. Bhakti digelar tanggal 13-14 September 2015 di Teluk Tomini dengan melibatkan 2.000 orang.

Kemudian ada Operasi Katarak di wilayah Kodam III/Slw (Cilegon), 19-20 September 2015 melibatkan 500 pasien. Kegiatan Anjangsana, 22 September 2015 di RSPAD Gatot Subroto, RSAL Dr. Mintohardjo dan RSAU Dr. Esnawan Antariksa sebanyak 300 pasien. Kemudian ada pengobatan massal tanggal 23 September 2015 di wilayah Korem 064/MY dengan melibatkan 3.000 pasien.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.