Beranda Internasional Cina Menindak Media yang Terbitkan ‘Berita Palsu’

Cina Menindak Media yang Terbitkan ‘Berita Palsu’

146
0
Sebarkan
Pemerintah Cina mengatakan ada media yang menggunakan berita 'untuk memeras'.
Pemerintah Cina mengatakan ada media yang menggunakan berita ‘untuk memeras’.

Beijing, sewarga.com – Pemerintah Cina mengatakan 15 saluran media dan 17 wartawan dihukum karena menerbitkan “berita-berita palsu”.

Para pejabat menuduh para wartawan tersebut menerbitkan berita-berita sensasional tanpa melakukan pengecekan fakta-fakta di lapangan.

Wartawan BBC di Beijing, John Sudworth, mengatakan sejak tahun lalu pemerintah Cina menggelar operasi yang mereka sebut “memberantas praktik jurnalistik yang tidak bermutu”.

Pemerintah menyebut kesalahan reportase, penyebaran rumor, dan pemanfaatan berita untuk memeras sebagai “penyakit”.

Sudah muncul beberapa kasus di mana berita-berita negatif atau berita palsu dipakai untuk memeras seseorang atau perusahaan.

Pemerintah telah mengambil beberapa langkah, di antaranya wartawan dan editor yang dinyatakan tidak memenuhi standar jurnalistik menghadapi sanksi berupa pencabutan kartu pers hingga hukuman selama lima tahun.

Namun sejumlah kalangan mengecam langkah pemerintah ini sebagai upaya untuk mengontrol media.

Mereka mencontohkan kasus bunuh diri seorang pejabat pemerintah setelah dikaitkan dengan kasus korupsi.

Wartawan yang menerbitkan berita ini dipecat, namun ia bersikukuh bahwa ia menulis berita berdasarkan fakta yang valid.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.