Beranda Internasional Obama dan Putin Beda Pendapat Soal Konflik Suriah

Obama dan Putin Beda Pendapat Soal Konflik Suriah

242
0
Sebarkan

obama-putin-betterNew York, sewarga.com – Presiden Amerika Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin (28/9/2015) waktu AS di PBB berbeda pendapat secara tajam mengenai cara mengakhiri empat tahun perang saudara di Suriah.

Menjelang pertemuan langsung kedua pemimpin itu, Obama mengatakan kepada Sidang Majelis PBB bahwa setelah pertumpahan darah yang banyak menimbulkan korban dan kekacauan, Suriah tidak bisa kembali pada keadaan sebelum berang. Ia menyerukan “pengaturan transisi” untuk menyingkirkan Presiden Bashar al-Assad.

Namun Putin yang berpidato di PBB untuk pertama kalinya dalam satu dekade, memperingatkan bahwa merupakan “kesalahan besar” tidak bekerja sama dengan pemerintah Assad dalam memerangi pemberontak ISIS yang berusaha menyingkirkan pemimpin Suriah itu. Ia menyerukan “koalisi luas” untuk melawan pejuang-pejuang ISIS seperti aliansi “anti Hitler” yang berjuang bersama dalam PD II.

Obama mengatakan tidak ada “jawaban mudah” bagi perang di Suriah tapi mengatakan diplomasi harus digunakan untuk “mencapai perjanjian antara rakyat Suriah untuk hidup bersama dengan damai”. Ia mengecam Assad sebagai seorang pemimpin “yang membom rakyatnya sendiri, dan ini bisa dianggap sebagai serangan terhadap seluruh umat manusia.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.