Beranda Nasional Peran Perempuan Penting Untuk Menangkal Radikalisme

Peran Perempuan Penting Untuk Menangkal Radikalisme

65
0
Sebarkan

292625_menteri-sosial-khofifah-indar-parawansa_663_382Makassar, sewarga.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menekankan peran perempuan sangat penting dalam upaya menangkal paham radikal yang dianggap sebagai sumber dari tindakan terorisme.

“Peran perempuan penting dalam menangkal radikalisme, karena sesungguhnya perempuan bisa berperan sebagai penyebar perdamaian di lingkungannya,” kata Khofifah di Makassar, Sulsel, Senin (28/9).

Khofifah mengatakan hal tersebut selepas acara “Training of Trainer” yang bertajuk “Early Warning Pemahaman Radikal-Terorisme Bagi Perempuan dan Pemuda” di Kompleks Universitas Islam Makassar.

Menurut Khofifah, perempuan bisa menciptakan perdamaian di dalam keluarga, bahkan di lingkungan sekitarnya karena memiliki keunggulan tersendiri yang merupakan kunci terciptanya kondisi damai yang anti-kekerasan apalagi terorisme.

“Pada posisi ini, para perempuan dan ibu kan sebenernya memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif,” ucapnya.

Dari keunggulan tersebut, Khofifah yakin para perempuan punya ruang untuk membangun suasana damai. Dia juga menekankan agar perempuan, khususnya kaum ibu saat ini sudah tak melulu berada di rumah sebagai ibu rumah tangga, sehingga bisa lebih luas lagi memberikan pengaruhnya.

“Perempuan di pasar, dia bisa menyebar damai, jadi guru dia bisa mendidik putra putri di sekolahnya agar membangun suasana damai, perempuan di organisasi seperti PKK mereka juga bisa menyebar damai,” tutur Khofifah.

Paling penting saat ini, ujar Ketua Umum PP Muslimat NU itu, ialah meracik formulasi agar perempuan terus konsisten untuk menyebar perdamaian di manapun.

“Sekarang tinggal formulanya untuk bisa menggerakan ibu-ibu, perempuan untuk tetap menjadi penyemai kedamaian di setiap lini, baik di sekolah, pasar, majelis taklim, di manapun harus semai perdamaian,” ujarnya.

Dia juga berpesan pada setiap kaum perempuan agar tidak berhenti dan lelah untuk mengajak masyarakat ke arah hidup bertoleransi sehingga menciptakan situasi kondusif untuk membesarkan generasi penerus bangsa.

“Jangan pernah berhenti ajak masyarakat ke arah toleransi yang lebih baik demi situasi kondusif untuk masa depan generasi penerus kita,” tukasnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.