Beranda Politik KPU Rejang Lebong Temukan Ribuan Pemilih Ganda

KPU Rejang Lebong Temukan Ribuan Pemilih Ganda

119
0
Sebarkan

661438258824Bengkulu, sewarga.com  – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menemukan adanya 1.800 pemilih ganda masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) pilkada Desember 2015.

“Dari hasil verifikasi kami sementara ditemukan sebanyak 1.800 pemilih ganda masuk dalam DPS pilkada daerah ini. Pemilih ganda ini tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong,” kata anggota KPUD Rejang Lebong, Restu Wibowo kepada Suara Pembaruan, di Bengkulu, Rabu (30/9).

Ia mengatakan, DPS ganda tersebut langsung ditindak lanjuti KPUD dengan menginstruksikan petugas PPK untuk mengklarifikasi pemilih ganda tersebut ke RT dan kelurahan setempat.

Sebab, pendataan pemilih dilakukan mulai dari tingkat RT hingga ke desa dan kelurahan, sehingga ketua RT atau kepala desa dan lurah tahu kalau ada warganya yang terdaftar dua kali oleh petugas pendaftar calon pemilih pilkada beberapa waktu lalu.

Jika dari hasiil verifikasi benar ada warga terdaftar dua kali di DPS, maka langsung dicoret dari DPS dan terdaftar hanya satu orang saja sebagai pemilih pada pilkada 9 Desember 2015.

Selanjutnya data hasil verifikasi tersebut, langsung dimasukkan ke data baru. Hal ini dilakukan agar DPS yang segera ditetapkan menjadi DPT benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami sebagai penyelenggara pilkada berusaha semaksimal mungkin DPT pilkada akurat dan valid, sehingga tidak ada pemilih ganda, dan orang sudah meninggal masih masuk DPT,” ujarnya.

Selain itu, KPUD Rejang Lebong juga memastikan semua warga berusia 17 tahun ke atas masuk dalam DPT Pilkada setempat. Hal ini dilakukan agar mereka tidak kehilangan hak politik pada pilkada mendatang.

Dengan demikian, hasil pilkada Rejang Lebong bersih dan bebas dari kecurangan, sehingga bupati yang terpilih benar-benar pilihan masyarakat. Sebab, kalau pilkada sempat ribut, maka kepala daerah yang terpilih tidak dapat menjalankan tugas dengan baik ke depan.

Sebab, menghadapi protes dari berbagai pihak atas terpilihnya menjadi bupati di daerah ini. “Hal seperti ini benar-benar tidak terjadi pada pilkada Rejang Lebong 9 Desember mendatang,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang pengesahan DPS menjadi DPT, Restu mengatakan, sesuai jadwal dan tahap pilkada rapat pleno penetapan DPT pilkada akan digelar KPUD pada 3 Oktober mendatang.

“Jika tidak ada perubahan kita akan menggelar rapat pleno pengesahan DPS menjadi DPT pilkada pada 3 Oktober mendatang. Sekarang kami masih memverifikasi data DPS agar tidak ditemukan pemilih ganda dan sebagainya,” ujarnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.