Beranda Ekonomi BPS: September tercatat deflasi 0,05%

BPS: September tercatat deflasi 0,05%

75
0
Sebarkan
Pengunjung berbelanja di pusat belanja ritel di Jakarta, Kamis (8/1). Asosiasi Pemasok Pasar Ritel Modern Indonesia (AP3MI) menyatakan pemasok enggan menurunkan harga barang yang dipasok untuk peritel terkait turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Alasannya komponen lain selain BBM seperti upah kerja disejumlah daerah sudah naik dan ditambah lagi dengan kenaikan harga tarif dasar listrik. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/01/2015
Pengunjung berbelanja di pusat belanja ritel di Jakarta, Kamis (8/1). Asosiasi Pemasok Pasar Ritel Modern Indonesia (AP3MI) menyatakan pemasok enggan menurunkan harga barang yang dipasok untuk peritel terkait turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Alasannya komponen lain selain BBM seperti upah kerja disejumlah daerah sudah naik dan ditambah lagi dengan kenaikan harga tarif dasar listrik. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/01/2015

Jakarta, sewarga.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan laju inflasi pada bulan September mengalami deflasi sebesar 0,05%. Nilai ini lebih rendah baik dibandingkan bulan Agustus 2015 maupun September 2014 lalu.

Pada Agustus lalu, terjadi inflasi 0,39%, sementara pada bulan September 2014 mengalami inflasi sebesar 0,27%, sementara pada tahun 2013 mengalami deflasi 0,35%.

Menurut Kepala BPS Suryamin, Secara,¬†year on year inflasi September tercatat berada di level 6,83%, sementara inflasi inti sebesar 0,44%. “Inflasi inti tahunan sebesar 5,07%,” ujar Suryamin, Kamis (1/10) di Jakarta.

Suryamin juga bilang, pemerintah dinilai berhasil mengendalikan harga pasca bulan puasa. Ini tidak terlepas dari pengendalian harga kebutuhan pokok, terutama pangan. Pada September pergerakan harga bahan makanan terjadi deflasi 1,07%.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.