Beranda Nasional Fadli Zon: Tak Perlu Kudeta tapi Reformasi Jilid II

Fadli Zon: Tak Perlu Kudeta tapi Reformasi Jilid II

90
0
Sebarkan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (tengah) berdiskusi dengan sejumlah anggota DPR usai Rapat Konsultasi Pimpinan Fraksi DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/10). Rapat tersebut membahas tata cara pemilihan komisi yang mengacu pada Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yakni mekanismenya pengujian paket pimpinan. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/pd/14
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (tengah) berdiskusi dengan sejumlah anggota DPR usai Rapat Konsultasi Pimpinan Fraksi DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/10). Rapat tersebut membahas tata cara pemilihan komisi yang mengacu pada Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yakni mekanismenya pengujian paket pimpinan. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/pd/14

Jakarta, sewaga.com – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sebuah diskusi menyebut dirinya siap pasang badan jika terjadi kudeta.

Terkait pernyataan pimpinan Partai Demokrat tersebut, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilainya statement itu sebagai peringatan bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Saya kira itu warning keras, karena yang ngomong mantan Presiden, mantan jenderal juga,” beber Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Meski demikian, politikus Partai Gerindra itu menegaskan tidak perlu kudeta untuk penggulingan rezim. Fadli mengaku, ia lebih memercayai kekuatan rakyat untuk menurunkan pemerintah.

“Saya tidak merasa ada tradisi ada kudeta setelah 1965 yang gagal, dan setelah itu kita tidak melihat, 1998 saja tidak ada, tapi lebih kekuatan massa,” terangnya.

133726_medium

Merujuk pada kondisi perekonomian yang terus memburuk, apalagi ditambah dengan nilai tukar dolar yang semakin anjlok, Fadli meyakini tidak menutup kemungkinan lahirnya reformasi jilid II.

“Tidak perlu kudeta, kalau makin memburuk pemerintah melemah sendiri. Bisa saja ada reformasi jilid II,” pungkasnya.

sumber: Okezone.com


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.