Beranda Ekonomi Serap Ribuan Tenaga Kerja Kemenhub Siapkan 9 Proyek Strategis

Serap Ribuan Tenaga Kerja Kemenhub Siapkan 9 Proyek Strategis

79
0
Sebarkan

MUSIBAH TRIGANA AIRJakarta, sewarga.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan beberapa proyek infrastruktur strategis yang akan dieksekusi dalam waktu dekat.

Hal ini berangkat dari himbauan Presiden Joko Widodo yang mendesak agar Kementerian maupun Lembaga menyiapkan proyek-proyek padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menyebut terdapat 9 proyek padat karya yang akan dimulai oleh jajaran dalam waktu dekat.

Satu diantaranya, pembangunan jalur kereta api di wilayah Sulawesi. “Kalau bangun jalur kereta api , pasti padat karya,” ungkap Jonan seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (2/10).

Selain proyek di Sulawesi, Jonan bilang Kementerian Perhubungan juga akan membangun jalur kereta api Trans Sumatra yang menghubungkan antara Nangroe Aceh Darusalam, Sumatra Utara, hingga ke Jambi.

Tak hanya itu, mantan orang nomor satu di jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini juga menyatakan pemerintah akan membangunan jalur kereta api double track lintas selatan Jawa.

Sementara di sektor perhubungan laut, pemerintah bakal memperbaiki dan meningkatkan kapasitas 160 pelabuhan di Indonesia, berikut membangun 190 kapal berbagi jenis.

“Jadi hampir semua galagan di Indonesia mungkin mendapat pekerjaan. Itu yang besar-besar dan ini diharapkan bisa mengurangi kelangkaan lapangan kerja dan sebagainya,” tegas Jonan.

Pengadaan Pesawat

Tak cuma di sektor perhubungan darat dan laut, Jonan bilang pemerintah juga akan melakukan perbaikan dan perpanjangan runway 80 bandara di Indonesia.

Berangkat dari hal tersebut, ia pun 23 operator pesawat terbang baik penerbangan terjadwal maupun tidak agar menambah jumlah pesawatnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Penerbangan.

“Jadi yang misalnya punya pesawat 7, 8, atau 6 karena ini keharusannya itu menguasai 10 pesawat akhirnya semuanya memenuhi. Kecuali memang perusahaan airline yang memang sudah tidak jalan dari dulu, dan sebagainya, tapi yang lain memenuhi,” tutur Jonan.

sumber: Berbagai sumber


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.