Beranda Nasional Ahok: Dokter Tuh Kadang Suka Sok Jadi Apoteker, Tahu Gak

Ahok: Dokter Tuh Kadang Suka Sok Jadi Apoteker, Tahu Gak

113
0
Sebarkan
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (1/10/2015).
(Foto:kompas.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (1/10/2015).

Jakarta, sewarga.com – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama berpendapat dokter tidak selamanya tepat ketika memberi obat-obatan kepada pasien. Dia merujuk kepada pengalamannya yang justru sakit ketika diberi obat oleh dokter.

“Dokter tuh kadang sok jadi apoteker, tahu gak. Suka ngarang-ngarang sendiri obatnya karena merasa berpengalaman,” ujar pria yang akrab disapa Ahok di depan dokter dan apoteker dalam kongres Himpunan Seminar Farmasi Rumah Sakit Indonesia di┬áJakarta, Sabtu (3/10/2015).

Menurut Ahok, seorang apoteker memiliki andil besar dalam dunia kesehatan. Seharusnya, apoteker yang mengawasi tiap obat yang diresepkan oleh dokter kepada pasien.

“Ini masukan ya buat apoteker. Misalkan orang pergi ke dua atau tiga dokter, kan nama pasien pasti sama, tapi kadang apoteker ini lupa. Dia tidak pernah bandingkan resep satu dengan yang lain. Harusnya dia bisa bandingin,” ujar Ahok.

Sehingga, apoteker bisa tahu jika ada obat dengan kandungan dobel. Hal ini untuk mencegah kejadian overdosis obat.

“Apoteker bisa telepon dokternya, ‘Eh dok, dokter lain sudah kasih obat ini, Anda enggak bisa lagi kasih obat yang sama’,” ujar Ahok.

Ia mengatakan, apoteker bisa menjadi sosok penyelamat bangsa. Hanya saja, hal itu baru bisa terwujud jika ada kepedulian dari apoteker untuk melayani masyarakat.

sumber: Berbagai sumber


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.