Beranda Nasional Posko Antemortem Aviastar Pindah Ke RS Bhayangkara Makassar

Posko Antemortem Aviastar Pindah Ke RS Bhayangkara Makassar

98
0
Sebarkan

020977400_1443813111-Pesawat1Jakarta, sewarga.com – Pihak┬áKedokteran Kesehatan Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) telah merampungkan pengambilan data sekunder atau antemortem penumpang pesawat Aviastar yang hilang di sekitar Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (3/10). Setelah dianggap lengkap, posko itu kini dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.

“Tim DVI telah mengumpulkan data antemortem penumpang Aviastar. Setelah dianggap lengkap, nantinya akan dikombinasi dengan data primer setelah korban ditemukan, kami masih berharap korban bisa ditemukan selamat,” ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangerra, Makassar, Sabtu (3/10), seperti dikutip detikcom.

Sebelumnya, putra Natsir Lawa, salah satu penumpang Aviastar, Rusdiyanto (29), menyebutkan informasi terakhir ayahnya yang merupakan Kepala Otoritas Bandara Seko, Luwu Utara. Saat itu sang ayah menggunakan seragam dinas perhubungan warna putih, menggunakan jam tangan Mirage, menggunakan cincin akik fairuz warna biru, serta ciri-cirinya ada tahi lalat di pipi kirinya.

Pencarian Aviastar sendiri sudah digelar sejak pagi tadi. Namun khusus pencarian dari udara tidak bisa bergerak maksimal karena terhadang cuaca. Pencarian sendiri hasilnya nihil. Saat ini semua pihak masih menunggu laporan pencarian dari jalur darat.

Direktur Operasional dan Latihan Basarnas Brigadir Jenderal (Marsekal) Ivan Ahmad Riski Titus mengonfirmasi bahwa pencarian pesawat Aviastar tipe DHC6/PKBRM dengan rute penerbangan Masamba, Luwu Utara-Makassar, Sulawesi Selatan, lewat udara, telah dihentikan untuk hari ini (3/10).

“Hari ini selesai dulu karena cuaca yang kurang bersahabat, yaitu awan putih tebal yang menutupi areal pencarian pesawat. Pencarian lewat udara akan dilanjutkan besok pukul 06.30 waktu setempat,” kata Ivan saat dihubungi CNN Indonesia, Sabtu (3/10).

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan wilayah pencarian pesawat tersebut akan diperluas, dari yang semula hanya empat sektor menjadi enam sektor. Pasalnya, belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat di empat sektor yang telah difokuskan.

Meski pencarian lewat udara telah dihentikan, Ivan mengatakan pencarian lewat darat tetap berlanjut hingga kini. Sebanyak 125 personel gabungan inti yang telah dikerahkan tadi pagi masih melakukan pencarian lewat jalur darat.

sumber: Berbagai sumber

Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.