Beranda Politik Gubernur Jatim Protes Gambarnya Tak Boleh Terpampang di Atribut Kampanye

Gubernur Jatim Protes Gambarnya Tak Boleh Terpampang di Atribut Kampanye

154
0
Sebarkan
Gubernur Jawa Timur Soekarwo
Gubernur Jawa Timur Soekarwo

Surabaya, sewarga.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo alias Pakde Karwo tidak mempersoalkan desain materi alat peraga kampanye (APK) pasangan nomor urut satu Rasiyo-Lucy Kurniasari bergambar dirinya.

Menurutnya, desain materi APK yang dibuat tim pemenangan Rasiyo-Lucy tidak bertentangan dengan ketentuan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye.

Gak harus disebutkan jabatan saya, cukup gambar gak ada masalah,” kata Pakde Karwo, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (6/10/2015).

Pakde Karwo menjelaskan, dalam UU Pilkada tidak ada aturan khusus kalau foto tokoh yang ditempel di APK harus menggunakan simbol partai politik atau menyebutkan nama jabatannya.

Menurutnya, desain materi yang dibuat tim Rasiyo-Lucy yang mencantumkan gambar Soekarwo dan bertuliskan ‘Pakdene Wong Jawa Timur’ tidak seharusnya dipersoalkan. Sebab, sudah sesuai dengan ketentuan PKPU soal kampanye.

Dia mencontohkan, selama ini tidak ada foto pasangan calon yang menggunakan seragam parpol. “Padahal pasangan calon kan dari parpol, tapi mayoritas pakai pakaian putih-putih juga ndak masalah. Sementara paslon harus segera sosialisasi,” katanya.

Pakde Karwo berharap KPU dan Panwaslu segera menyosialisasikan paslon peserta pilkada Kota Surabaya. “Masa kampanye terus jalan, eman (sayang) kalau tidak dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar dia.

Desain materi kampanye itu untuk pembuatan APK seperti spanduk, poster, dan selebaran yang difasilitasi oleh KPU untuk dicetak dan diberikan kepada masing-masing pasangan calon. Sayangnya, desain yang diajukan tim pemenangan Rasiyo-Lucy dianggap menyalahi peraturan KPU.

Sebab, dalam materi desain terdapat gambar Soekarwo bertuliskan ‘Pakdene Wong Jawa Timur’ (Gubernur Jatim), bukan bertuliskan Soekarwo sebagai Ketua DPD PD Jatim.

Menurut Panwaslu Surabaya, desain tersebut bertentangan dengan ketentuan PKPU Pasal 24 ayat 2 yang menyebutkan, APK hanya boleh menyertakan foto paslon dan tanda gambar partai politik atau gabungan partai, atau foto pengurus partai politik.

“Pakde Karwo kan memiliki dua jabatan, yakni sebagai gubernur Jatim dan ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Harusnya dicantumkan jabatan Soekarwo sebagai Ketua DPD PD Jatim. Maka kami minta tim Rasiyo-Lucy untuk mengganti desain,” kata anggota Panwaslu Surabaya, Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran, M. Safwan.

sumber: Berbagai sumber


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.