Beranda Nasional PNS Palsukan Data &Terima Suap, Ahok: Buang Saja

PNS Palsukan Data &Terima Suap, Ahok: Buang Saja

69
0
Sebarkan
Ilustrasi PNS DKI (Foto: MI/Ramdani)
Ilustrasi PNS DKI (Foto: MI/Ramdani)

Jakarta, sewarga.com –┬áPemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan sanksi penghentian pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pada PNS nakal. PNS bakal kehilangan TKD selama 36 bulan.

“Sekarang kalau ada yang main kita stafkan, banyak yang saya kenakan sanksi tidak terima TKD selama 36 bulan,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015).

Pelanggaran yang dilakukan PNS itu bermacam-macam dan tersebar di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Macam-macam (SKPD), hampir semua. Mereka melakukan pelanggaran, terima duit orang, ada juga yang palsukan data,” jelas Ahok.

Ahok tak menampik pemberian sanksi membuat PNS tak semangat kerja. Tapi, dia tak cemas. Apalagi, Pemprov DKI kelebihan pegawai.

“Biarin saja, kan mau mecat orang. Berarti begitu 36 bulan enggak dapat TKD, cuma dapat gaji pokok. Kalau cuma dapat gaji pokok masih semangat enggak kerja? Enggak kan. Kita stafkan, buang saja. Anggap saja pensiun,” ujarnya.

Sementara ini, PNS yang ketahuan melanggar masih dalam angka puluhan. Ahok mengaku PNS itu bekerja di tingkat kabupaten dan kota. “Kabupaten sama kota. Belum sampai (ratusan), baru puluhan,” katanya.

sumber: Metrotvnews.com


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.