Beranda Nasional Diunggulkan Survei, Ahok Semakin Mantap Maju Melalui Jalur Independen

Diunggulkan Survei, Ahok Semakin Mantap Maju Melalui Jalur Independen

93
0
Sebarkan
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (1/10/2015).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (1/10/2015).

Jakarta, sewarga.com – Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, masih unggul dalam bursa calon gubernur (cagub) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017. Bahkan Basuki lebih unggul dari cagub lainnya yaitu Ridwan Kamil, Tri Rismaharini, dan Fauzi Bowo.

Menanggapi hasil survei tersebut, Basuki menyatakan semakin mantap untuk maju menjadi cagub melalui jalur independen. Apalagi saat ini, komunitas Teman Ahok sedang menggalang KTP dari warga Jakarta untuk mendukungnya menjadi cagub melalui jalur independen.

“Teman Ahok itu berusaha mendapatkan tiket untuk saya independen. Kalau mereka bisa mendapatkan independen tentu saya tidak boleh mengecewakan mereka. Orang yang sudah berjuang sebelum orang menyatakan dukungan, saya akan menempuh jalur independen, dengan segala resikonya,” tegas Basuki di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

Sebab dengan menempuh jalur independen, lanjutnya, dia bisa melawan semua partai politik yang berupaya mencegahnya menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Sekarang independen melawan semuanya,” ujar Basuki.

Kemungkinan dirinya bergabung dengan partai politik sangat tipis. Karena mantan Bupati Belitung Timur ini tidak mau mengecewakan Teman Ahok yang bekerja keras mengumpulkan 1 juta KTP DKI. Dia lebih memilih Teman Ahok daripada tawaran manis partai politik.

“Tapi saya kira kalau sampai Teman Ahok bisa mengumpulkan, masa kamu mau mengecewakan 1 juta orang. Kalau 1 juta orang bawa KTP, dia mengharapkan kamu independen, tapi kamu enggak independen. Apa kamu nggak mengecewakan 1 juta orang. Enggak mungkin kan, ini suara rakyat. Jadi kita milih Teman Ahok dong,” ucapnya.

Meski diunggulkan dalam survei politik, mantan anggota DPR RI ini tidak mau jumawa. Dia mengaku rasa percaya dirinya maju kembali dalam Pilkada DKI 2017 bukan karena hasil survei. Melainkan rasa percaya dirinya semakin kuat karena dia tetap bertahan bekerja dengan jujur, tidak berpihak pada kepentingan partai politik, dan kerja untuk rakyat.

“Kalau kamu bersikap seperti itu, pasti kamu dipilih orang. Itu patokannya. Makanya, bagaimana kita menjaga biar tetap jujur dan adil sama golongan, suku dan ras,” paparnya.

Memilih jalur independen, sambungnya, bukan berarti hubungannya dengan partai politik tidak baik. Dia mengaku mempunyai hubungan baik dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan PDI Perjuangan.

“Saya sama Nasdem berhubungan baik. Saya ini deklarator ormas Nasdem lho. Nasdem juga enggak cukup untuk mendukung, karena kursinya enggak cukup juga. Sama Bu Megawati hubungannya juga baik,” tuturnya.

sumber: Berbagai sumber


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.