Beranda Nasional Nasdem Tersangkut Kasus Hukum, Proporsi Pemerintah Tetap

Nasdem Tersangkut Kasus Hukum, Proporsi Pemerintah Tetap

57
0
Sebarkan
Patrice Rio Capella (kanan) dan kuasa hukum Maqdir Ismail (Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Patrice Rio Capella (kanan) dan kuasa hukum Maqdir Ismail (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, sewarga.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK), mengisyaratkan, tidak ada perubahan dalam postur pemerintahan. Meskipun, mantan Sekjen Nasdem, Patrice Rio Capella, partai pendukung pemerintahan terjerat kasus hukum di KPK.

“Saya kira tidak ada hubungannya (sekjen Nasdem tersangka dengan pengurangan kursi di pemerintahan),” kata JK, di kantor Wapres, Jakarta, Jumat (16/10).

Menurut JK, belum ada pembicaraan mengenai perubahan struktur dalam pemerintahan pasca penetapan Rio sebagai tersangka.

“Nasdem kan karena pergantian menkopolhukam (Tedjo Edhy Purdijatno) jadi menurun satu (kursi di pemerintahan),” ungkap JK.

Lebih lanjut, JK mengatakan, bahwa menyerahkan proses hukum terhadap Rio kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

Walaupun, JK sempat menyampaikan agar Rio bisa menjelaskan persoalannya dan mempertanggungjawabkan perbuatannnya.

Selain itu, JK juga meminta agar penegak hukum lebih objektif dalam menangani setiap perkara hukum.

Seperti diketahui, KPK resmi menetapkan Rio sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara Bantuan Sosial Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung.

Rio diduga menerima suap dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti terkait penanganan perkara dugaan korupsi dana Bansos Sumatera Utara yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung.

Atas perbuatannya, Rio dijerat dengan Pasal 12 huruf a, huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor.

Kemudian, melalui kuasa hukumnya, Maqdir Ismail, Rio mengaku menerima uang sebesar Rp 200 juta dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dan Evi Susanti.

Namun, Maqdir mengungkapkan, uang tersebut tidak secara langsung diberikan oleh Gatot dan Evi kepada Rio. Melainkan, diberikan melalui teman lamanya saat masih menjadi mahasiswa.‬

Tetapi, Maqdir menegaskan bahwa tidak ada yang dijanjikan kliennya terkait pemberian tersebut. Bahkan, diakuinya Rio tak mengetahui hubungan uang tersebut dengan penanganan kasus dana Bansos di Kejaksaan yang menjerat Gatot.‬

sumber: Suara Pembaruan


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.