Beranda Internasional Salah Sebut Perbedaan 360 Derajat dari ISIS, PM Turki Diejek

Salah Sebut Perbedaan 360 Derajat dari ISIS, PM Turki Diejek

53
0
Sebarkan
Ahmet Davutoglu (Umit Bektas/REUTERS)
Ahmet Davutoglu (Umit Bektas/REUTERS)

Ankara, sewarga.com – Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menjadi sasaran olok-olokan karena komentarnya yang blunder. Davutoglu menyebut ada perbedaan 360 derajat antara Islam yang dipahami Turki dengan Islamic State of Iraq and Syria(ISIS).

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/10/2015), komentar ini disampaikan Davutoglu saat diwawancara televisi setempat,Show TV. Saat itu, dia berusaha membantah tudingan pemerintah gagal memerangi ISIS yang dianggap bertanggung jawab atas ledakan bom kembar di Ankara yang menewaskan 99 orang, akhir pekan lalu.

“Ada perbedaan 360 derajat, bukan 180 derajat, antara Islam yang kita yakini dengan apa yang Daesh yakini,” ucap Davutoglu sembari menggunakan nama Arab ISIS.

“Satu (ISIS-red) tersisihkan dan satu lagi (Turki) toleran dan ini menjadi contoh bagaimana Islam dan demokrasi bisa berdampingan,” imbuhnya.

Mendengar komentar Davutoglu ini, kelompok oposisi maupun pengguna media sosial dengan cepat menyoroti komentar ‘perbedaan 360 derajat’ yang dianggap salah. Secara logika, 360 derajat menunjukkan sudut satu lingkaran penuh, tentu ini bertolak belakang dengan maksud komentar Davutoglu yang berniat menegaskan betapa berbedanya Islam yang diyakini Turki dengan ISIS.

“Sangat jelas apa yang terjadi pada pendalaman strategis, kini gilirannya pendalaman geometri,” sindir anggota parlemen dari Partai Demokrasi Rakyat (HDP) yang pro-Kurdi, Idris Baluken. Pendalaman strategis atau ‘Strategic Depth’ merupakan judul buku karya Davutoglu soal kebijakan luar negeri Turki.

Partai oposisi utama Turki, Partai Rakyat Republik (CHP) berbagi definisi kamus soal istilah ‘360 derajat’ melalui akun Twitter-nya dengan judul ‘Pendidikan adalah wajib’.

“Diyakini lebih efektif dari 180 derajat, merujuk pada perbedaan kontras yang ekstrem dalam politik, mengecewakan ketika ada orang yang menyadari artinya ‘nol perbedaan’,” tulis CHP dengan sarkasme.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.