Beranda Nasional Wapres Yakin Angka Kriminalitas Berkurang dalam 15 Tahun Terakhir

Wapres Yakin Angka Kriminalitas Berkurang dalam 15 Tahun Terakhir

74
0
Sebarkan
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan di kantor PMI, Jakarta, Selasa (29/5/2012). Terkait pencalonan presiden yang diusung Partai Golkar, wakil presiden ke sepuluh ini tidak akan mencampuri urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut. (Foto KOMPAS/Hendra A Setyawan)
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan di kantor PMI, Jakarta, Selasa (29/5/2012). Terkait pencalonan presiden yang diusung Partai Golkar, wakil presiden ke sepuluh ini tidak akan mencampuri urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut. (Foto KOMPAS/Hendra A Setyawan)

Jakarta, sewarga.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin tindak pidana di Tanah Air berkurang dalam 15 tahun terakhir. Kalla mengklaim bahwa pemerintah telah melakukan sejumlah upaya perbaikan terkait penegakkan hukum.

“Jadi tugas kita adalah mengurangi jumlah itu, dan saya yakin dalam 15 tahun terakhir pasti berkurang, jangan lihat negatifnya negeri anda ini. Negeri anda ini sangat baik, ada perbaikan kok,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Kalla berharap tindak pidana yang terjadi di Tanah Air bisa terus berkurang. Kendati demikian, menurut dia, tidak ada satu negara pun yang bebas dari kriminalitas. Kalla mencontohkan Amerika Serikat yang kehidupan bangsa dan negara masih diwarnai aksi pencurian atau pun perampokan.

“Di Amerika pun, orang-orang ada pencuri atau perampok, ada banyak orang yang menembak orang, ada konflik di negara mana pun,” ucap Kalla.

Terkait kasus korupsi, Kalla mengklaim adanya perbaikan di internal pemerintah. Meskipun begitu, ia juga menilai bahwa pemberantasan korupsi yang dilakukan selama ini cenderung menjadikan para pejabat takut mengambil keputusan.

Masa tidak ada perubahan setelah begitu banyak pejabat, delapan menteri, 11 gubernur, dan sekian banyak anggota DPR yang ditangkap, justru pejabat takut mengambil tindakan. Bahwa masih ada itu iya, tetapi dibandingkan tatkala zaman 10-20 tahun lalu, pasti lebih baik,” tutur Kalla.

sumber: kompas.com


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.