Beranda Nasional Warga Temukan Jok Heli yang Hilang Kontak di Danau Toba

Warga Temukan Jok Heli yang Hilang Kontak di Danau Toba

48
0
Sebarkan
Foto: Dok. Polda Sumut
Foto: Dok. Polda Sumut

Jakarta, sewarga.com – Seorang warga kembali menemukan jok heli yang hilang kontak di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Jok heli tersebut berwarna biru.

“Jok tersebut ditemukan tepatnya di tepi perairan Kecamatan Sitiotio Kabupaten Samosir. Yang nemukan joknya atas nama Gustar Siringo Ringo,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf kepada detikcom,  Jumat (16/10/2015).

Menurut Helfi, jok bernomor seri 059700/12 dan ditemukan warga pada Rabu (14/10) lalu. “Awalnya, warga yang nemukan itu tak tau kalau itu jok heli. Jadi, diambil dan dicucinya lah jok tersebut. Tak lama ada kepala desa yang ngasi tau ke warganya kalau ada properti soal heli yang hilang harap diinformasikan,” terang Helfi.

Gustar kemudian menyerahkan jok tersebut ke posko yang sudah disediakan. “Kondisi jok itu masih bagus lah. Sama seperti jok yang sebelum ditemukan. Tempat jok yang ditemukan itu merupakan jalur pencarian,” imbuh Helfi.

Proses pencarian heli yang hilang kontak di kawasan Danau Toba lewat udara dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun saat ini pencarian tersebut mengalami kendala kabut yang mengganggu jarak pandang sehingga mengalami penundaan.

“Tadi tim SAR gabungan menggunakan satu unit heli milik Basarnas. Heli tersebut sempat terbang sekitar 54 menit, namun terpaksa mendarat lagi karena cuaca buruk dan berkabut,” kata Helfi Assegaf.

Menurut Helfi, jarak pandang di Danau Toba saat ini sekitar 300 meter. Hal ini tentu mengganggu pencarian lewat udara.

“Maka, ini sekarang pencarian lewat darat dan perairan Danau Toba. Ada 21 kapal saat ini yang dilibatkan, serta satu jetski. Untuk jalur darat petugas mengajak masyarakat untuk melakukan pencarian,” jelas Helfi.

Saat ini, Helfi menyebutkan pencarian difokuskan ke kawasan Onan Runggu, Palipi, Kecamatan Sitiotio, Nainggolan, Sibandang, Balige dan Porsea.

“Kalau untuk diperairan, ada 230 personel tim SAR gabungan, kalau didarat mencapai 300 personel,” pungkasnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.