Beranda Nasional Rio Capella Jadi Tersangka, NasDem: Kami Minta Maaf Mengecewakan

Rio Capella Jadi Tersangka, NasDem: Kami Minta Maaf Mengecewakan

83
0
Sebarkan
Mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa dengan tersangka Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pudjo Nugroho, Jumat (16/10/2015). Rio diperiksa usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan kasus korupsi dana bansos. (Foto Tribunnews/Herudin)
Mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa dengan tersangka Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pudjo Nugroho, Jumat (16/10/2015). Rio diperiksa usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan kasus korupsi dana bansos. (Foto Tribunnews/Herudin)

Jakarta, sewarga.com – Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Peristiwa itu menjadi catatan hitam bagi NasDem sebagai partai baru yang mengklaim punya gagasan baru soal Indonesia. NasDem meminta maaf atas hal tersebut.

“Kalau faktanya ada kader Partai NasDem tersangka, kita akui. Kalau kemudian ada yang kecewa terhadap perisiwa ini, Partai NasDem meminta maaf atas kekecewaan tersebut dan atas permintaan maaf itu kita lakukan perbaikan di internal,” kata ketua DPP NasDem Bidang Hukum Taufik Basari.

Hal itu disampaikan dalam diskusi tentang ‘Setahun Nawacita’ di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2015). Hadir Direktur Indobarometer M Qodari, Bendum Golkar Bali Bambang Soesatyo, peneliti ICW Emerson Yuntho dan lainnya.

Politisi yang akrab disapa Tobas itu mengatakan, partainya tetap akan mendukung penegakan hukum, meski ada kader yang tersangkut korupsi. NasDem tidak ingin menuding KPK menyebut ada konspirasi, permainan politik dan sebagainya, seperti yang pernah terjadi di partai lain.

“Kita akan terbuka dan transparan degan segala informasi yang dibutuhkan KPK. Kita tegas pada kader yang yang tersangka, pilihannya hanya ada dua mengundurkan diri atau diberhentikan,” ujarnya.

Bahkan kata Tobas, NasDem dan Rio menunjukkan sikap tanggungjawabnya dengan menggelar jumpa pers menghadirkan Rio Capella selang beberapa jam setelah pengumuman tersangka oleh KPK.

“Dalam waktu yang sangat cepat ketika pengumuman tersangka, 30 menit kemudia Pak Rio lapor ke ketua umum mengundurkan diri. 30 menit kemudian menyampaikan ke publik (mundur dari NasDem dan DPR), dan 30 menit kemudian DPP menjelaskan kepada publik,” ucap Tobas.

“NasDem belajar dari peristiwa yang kita alami dan kita tidak mengelak. Justru dengan semangat ini kepercayaan masyarakat bisa kembali,” tegasnya.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.