Rayakan Hari Perempuan, Melbourne Hadirkan Lampu Merah Unik

Rayakan Hari Perempuan, Melbourne Hadirkan Lampu Merah Unik

BERBAGI
Ilustrasi. (Thinkstock/snvv)
Ilustrasi. (Thinkstock/snvv)

Jakarta, sewarga.com – Bagaimana cara merayakan Hari Perempuan Internasional? Melbourne punya cara yang unik. Bukan hanya lewat bunga dan hadiah bagi para perempuan terkasih, Melbourne mengungkapkannya lewat lampu lalu lintas.

Tidak lagi hanya merah, kuning dan hijau seperti lampu lalu lintas pada umumnya, di Melbourne, ‘setopan’ tersebut bergambar siluet seorang wanita.

Uniknya, Melbourne adalah kota pertama di Australia yang punya lampu lalu lintas sejenis itu. Hal tersebut mereka lakukan guna menghormati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret.

Tapi, wanita yang dijadikan siluet di lampu lalu lintas tersebut bukanlah wanita sembarangan. Melansir laman Mashable, wanita tersebut adalah Mary Rogers, gubernur wanita pertama di Negara Bagian Victoria dan yang kedua di Australia.

“Mary Rogers adalah anggota parlemen Richmond selama lima tahun di tahun 1920 dan dia memfasilitasi perkembangan di berbagai isu seperti kesejahteraan, pendidikan dan keluarga. Rogers adalah aparat pemerintah pertama yang menginisiasi pelayanan komunal ibu dan anak di Victoria,” ujar Walikota Yarra Roberto Colanzi.

Lampu lalu lintas unik itu akan menjadi bagian dari lalu lintas warga Melbourne pada Mei 2016 mendatang.

Selain di Melbourne, banyak negara di seluruh dunia ikut merayakan Hari Perempuan Internasional. Amerika Serikat memeringati lewat pertunjukkan musik dan diskusi panel tentang kesetaraan gender di New York. Adapun Tanzania merayakan lewat pertandingan hoki persahabatan antara pria dan wanita.

Di India, Hari Perempuan Internasional diperingati lewat acara bersepeda dan berjalan bersama di New Delhi. Sementara Gaza merayakan dengan pertunjukkan musik dan tarian.

Lainnya, menjadikan Hari Perempuan Internasional sebagai hari libur nasional, seperti di Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Burkina Faso, Kamboja, China (hanya untuk perempuan), Kuba, Georgia, Guinea-Bissau, Eritrea, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Laos, Madagaskar (hanya untuk perempuan), Moldova, Mongolia, Montenegro, Nepal (hanya untuk perempuan), Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Uganda, Ukraina, Uzbekistan, Vietnam dan Zambia. (les/cnnindoneisa)

BERBAGI