Beranda Agama Jangan Berkiblat Pada Terjemah Al-Qur’an, apalagi Internet

Jangan Berkiblat Pada Terjemah Al-Qur’an, apalagi Internet

27
0
Sebarkan

KH Maimoen Zubair adalah ulama sepuh yang sangat disegani. Beberapa petikan pendapat hasil wawancara ini disajikan Duta Islam untuk dijadikan pedoman bagi umat Islam, utamanya soal kerukunan antar anak bangsa, Indonesia.

1. Nasab ada dua; keilmuan dan keturunan. Segala pengetahuan maka itu adalah keilmuan. Ukuran keilmuan adalah kembalinya kepada Al-Quran yang utama.

2. Masa sekarang, tidak lagi memikirkan hadist atau bukan. Agama itu rasio. Ada dalil aqli dan naqli. Selama dalil aqli tidak bertentangan dengan naqli, maka bisa dijadikan hukum.

3. Sanad keilmuan itu penting. Karena itu pokok dan menjadi syarat bahwa ilmu itu benar-benar berasal dari Nabi Muhammad, Sang sumber ilmu.

4. Zaman sekarang, banyak orang paham Al-Quran dari terjemahan. Malah terkadang hafal Al-Quran tidak tahu artinya. Dulu, orang hafal Al-Quran pasti alim, tapi sekarang yang hafal Al-Quran umumnya justru malah perempuan. Kita harus hati-hati. Jangan berkiblat pada terjemah Al-Quran atau kitab, apalagi internet.

Please enter your comment!
Please enter your name here