Beranda Nasional Dalam Kondisi Kritis, Tuti Sempat Eja Nomor Telepon Sahabatnya

Dalam Kondisi Kritis, Tuti Sempat Eja Nomor Telepon Sahabatnya

93
0
Sebarkan
IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times – Salah satu korban tragedi bom di Surabaya, Sri Puji Astuti (67) meninggal dunia pada Minggu (13/5) pada pukul 23.30 WIB. Korban meninggal akibat ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapat perawatan di RS William Booth dan RSUD dr Soetomo.

1. Meskipun dalam kondisi mengenaskan, korban sempat eja nomor telepon

IDN Times/Fitria Madia

Kisah memilukan tentang Tuti dituturkan oleh seorang sahabatnya yang bernama Elly. Usai kejadian, ia mengaku mendapat telepon dari dari seorang dokter di RS William Booth. Pihak rumah sakit menginformasikan bahwa Tuti dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di sana.

Awalnya ia mengaku bingung dari mana pihak RS mendapat nomor teleponnya. Belakangan ia tahu bahwa rumah sakit mendapatkannya langsung dari seorang jemaah yang saat itu berada di tempat kejadian. Jemaah tersebut kemudian mencatat dan memberikannya ke rumah sakit

“Betapa ajaibnya dia sempat mengejakan nomor telepon saya. Padahal keadaannya sudah sangat mengenaskan. Sungguh mukjizat Tuhan,” ujarnya.

Menurut keterangan Elly, ia menemui Tuti dalam keadan luka bakar disekujur tubuh. Bahkan, Elly mengaku sempat kesulitan mengenali wajahnya.

2. Sempat memperingatkan jemaat lain tentang bom

IDN Times/Fitria Madia

Elly menambahkan bahwa Tuti merupakan korban dari ledakan kedua di GPPS Arjuno. Saat itu Tuti sempat memperingatkan jemaat-jemaat lain akan adanya bom di depan gereja.

Menurut keterangan salah seorang jemaah, meski Tuti telah mendengar ledakan pertama dari bom tersebut, ia malah sibuk memperingatkan jemaat lain, bukannya melarikan diri.

3. Ia akhirnya mengembuskan nafas di RSUD dr Soetomo

IDN Times/Reza Iqbal

Sayang, meski penanganan sudah dilakukan, takdir berkata lain. Tuti mengembuskan nafas terakhir usai dirujuk ke RSUD dr Soetomo.  Jenazah Tuti (67) pun telah diambil oleh sahabat dan teman gereja pada Senin (14/5) pukul 10.45 WIB. Jenazah Tuti selanjutnya dibawa ke rumah duka Adi Jasa di Jalan Demak sebelum diantarkan ke keluarganya di kota Solo pada Selasa (15/5) pagi.

 

 

Artikel Asli


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.

Please enter your comment!
Please enter your name here