Beranda Headline Cerita Warga soal Penampakan Ular Piton 9 Meter yang Telan Babi

Cerita Warga soal Penampakan Ular Piton 9 Meter yang Telan Babi

96
0
Sebarkan
Penemuan ular piton di Buton Selatan (Foto: Facebook/IKKM 2018)

Seekor ular piton sepanjang 9 meter dengan perut membuncit menggegerkan warga Desa Lapandewa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Lantaran diduga menelan manusia, tubuh ular itu pun dibelek oleh warga setempat, meski ternyata isinya hanya seeekor babi hutan. Seorang warga Desa Lapandewa, Jonatan, menuturkan jika ini merupakan kali pertama warga setempat bertemu dengan ular sebesar itu.

“Warga lihat (ular) yang kecil-kecil biasa. Yang besar gini baru muncul,” jelas Jonatan kepada¬†kumparan, Senin (25/6).

Menurut Jonatan, penampakkan ular sebesar itu mengakibatkan seorang warga bernama Rahmat yang tengah berkebun di sekitar tempat ular berada menjadi ketakutan. Panik melihat ular itu, ditambah dengan berita tentang ular yang menelan manusia di desa sebelah, Desa Persiapan Lawela, terjadilah pembantaian terhadap ular tersebut.

“Yang ditebas kepalanya. Kalau di badannya enggak mati. Sudah enggak bergerak, tidak melawan baru dibelah. Ternyata isinya babi,” tambahnya.

Penemuan ular piton di Buton Selatan (Foto: Facebook/IKKM 2018)

Jonatan sendiri menduga kemunculan ular tersebut dipicu oleh peralihan musim. Terlebih, kini sedang terjadi musim hujan di Desa Lapandewa sejak Jumat (22/6) kemarin. “Mungkin faktor hujan jadi ular pada keluar semua,” tutur pria berusia 32 tahun ini.

Dua pekan lalu, peristiwa ular piton menelan warga menimpa wanita berusia 54 tahun di Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara pada Sabtu (16/6), tepat ketika malam takbir. Kala itu wanita tersebut ditelan oleh ular tersebut saat berkebun. Jarak antara Desa Persiapan Lawela dengan Desa Lapandewa pun hanya perlu menempuh perjalanan sekitar tiga jam.

Artikel Asli


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.

Please enter your comment!
Please enter your name here